Jumat, 05 November 2021

EKONOMETRIKA = UJI NORMALITAS DATA

 

UJI ASUMSI KLASIK

·         Asumsi klasik = sebuah kondisi yg diperlukan sebagai alat penduga.

·         Tujuan = memberikan kepastian kesamaan regresi yang di dapatkan adalah konsisten, memiliki ketepatan dalam estimasi.

UJI NORMALITAS DATA

·         Adalah sebuah uji untuk menilai sebaran data dari sebuah  variable apakah data itu sudah normal atau tidak.

·         Di terapkan untuk semua variable baik dari variable x maupun y

·         Data n > 30 biasanya di asumsikan distribusi normal dari sisi statistic.

·         Dalam konteks penelitian ekonomi harus dipastikan secara langsung, maka sebaiknya digunakan uji normalitas.

 

 

·         Macam uji normalitas

1.      Met grafik P-P Plot

Dengan memperhatikan sumber diagonal dari grafik yg dimaksud

Data normal apabila sebaran titik2 berada di sekitar garis dan mengikuti garis diagonal

Jika menyebar sekitar garis diagonal maka residual ( selisih antara karakter data sampel atau populasi ) normal.

2.      Met one sample K-S

Bagian dari instrument. Cara bekerjanya. Jika angka lebih besar dari 5% maka data residual berdistribusi normal.

3.      Met rasio skewness dan rasio kurtois

Jika normal adalah nilai antara -2 hingga + 2 maka data tsb adalah normal.

Kesimpulan dalam spss contoh outpus pert ke 12 yaitu data distribusi normal karena angka datanya termasuk dalam nilai skewness dan kurtosis.

 

 

Kamis, 04 November 2021

EKONOMETRIKA = ANALISIS REGRESI

 

ANALISIS REGRESI

·         Sejarah regresi ( oleh sir francis galton 1877 )

Regresi = kemunduran ke arah sedang

Pengaruh diantara variable 1 dengan variable yang lainnya.

·         Analisis korelasi = suatu Teknik statistic yang digunakan untuk mengukur keeratan hubungan atau korelasi antara dua variable.

Analisis regresi = persamaan matematik yang mendefinisikan hubungan antara dua variable atau lebih. Yang diukur bukan hanya keeratan hbungan, tatapi juga digunakan untuk memprediksi kondisi.

·         Perbedaan korelasi dan regresi

Korelasi

Regresi

1.      Menunjukan hubungan

2.      Tidak ada variable tergantung dan variable bebas

3.      Tujuan akhirnya :

a.       T hitung

b.      Arah hubungan ( notasi intercept dan koefisien )

c.       Ke berartian dilihat dari nilai sig.

1.      Hubungan pengaruh

2.      Terdapata istilah tergantung dan variable bebas

3.      Tujuan akhirnya :

a.       Ke eratan hubungan

b.      Arah hubungan

c.       Keberartian hubungan

d.      Peramalan

 

·         Pengertian regresi

ü  Studi ketergantungan satu atau lebih variable bebas trhdp variable bebas. Dengan maksud untuk meramalakan nilai variable tidak bebas.

ü  Jenis regresi

1.      Sederhana = yang hanya terdiri dari 1 variabel x dan I variable y

2.      Berganda = variable x nya lebih dari 1

·         Contoh penerapan analisis regresi

1.      Pendapatan trhpd konsumsi rumah tangga

2.      Tingkat upah trhdp tingkat pengangguran

3.      Biaya perikalanan terhadap volume perusahaan

4.      Tingkat suku bunga terhdap harga saham

5.      Herga saham terhadap deviden

·         Pengaruh

1.      Yang kuat digambarkan rapat

2.      Hubungan yang lemah di gambarkan renggang

3.      Tidak ada hubungan digambarkan mencar mencar

·         Isitilah dan notasi variable dalam regresi

X

Y

1.      Variable bebas

2.      Yang menjelaskan

3.      Variable peramal

4.      Regressor

5.      Perangsang

6.      Eksogen

1.      Variable tergantung

2.      Yang dijelaskan

3.      Variable yang diramal

4.      Regresand

5.      Variable tanggapan

6.      Endogen

 

·         Uji pengaruh variable independent terhadapat variable dependen

1.      Rumusan hipotesis = dibangun berdasarkan tujuan penelitain

2.      Menentukan tarag nyata dan nilai kritis

3.      Menentukan nilai hitung

4.      Keputusan

5.      Kesimpulan

·         Proses analisis data

1.      Persamaan regresi

2.      Nilai prediksi

3.      Koef determinan R square

Untuk melihat besaran nilai variable X yang tidak masuk di model.

R square di sesuaikan = 70% varuasi variable Y  ( variasi perubahan )  dijelaskan oleh variable X secara bersama2

Diatas 50% layak

Dibawah 50% tidak layak

4.      Std devisiasi

Digunakan bentuk dari uji F

5.      Std error

Untuk mengukur tk kesalahan dari koefisien regresi.

6.      Uji F hitung

Digunakan untuk uji ketepatan model apakah nilai prediksi mampumenggambarkan kondisi sesungguhnya.

7.      Nilai Uji t hitung

Digunakan untuk mengetahui pengaruh variable bebas terhadap variable tergantung.

8.      Nilai parameter

9.      Kesimpulan

 

Rabu, 03 November 2021

EKONOMETRIKA = MODEL EKONOMETRIKA

 

MODEL EKONOMETRIKA

·         Model = penyederhanaan abstraksi dari realitas ekonomi.

Model tidak sama dengan realitas, namun model yang baik adalah dapat menerangkan apa yg terjadi dari realistas.

·         Model ekonomi = keranga analisis ekonomi yang terdiri dari himpunan konsep, definisi, asumsi ( pernyataan secara teoritis ).

·         Ciri model ekonometrika

o   Secara teori masuk akal

o   Kemampuan menjelaskan

o   Keakuratan taksiran atau estimasi dari parameter

o   Kemampuan peramalan

o   Kesederhanaan

·         Spesifikasi model

a.       Model ekonomi

Missal konsumsi = pendapatan berbanding lurus dengan konsumsi

b.      Model matematika dasar

Fungsi konsumsi = C= f ( Y )

c.       Model matematika

Model yang telah di spesifikasikan akan membentuk persamaan fungsi konsumsi Keynes

C = a + bY

A= parameter konstanta a > 0

B= parameter slope, 0 < MPC <1

§  Model persamaan tunggal

§  Konsumsi berhubungan linear, positif

§  Bersifat deterministic ( pasti )

 

·         Model ekonometrika

Missal fungsi konsumsi

C = a + bY + u

U = error term, merupakan variabele error

 

Selasa, 02 November 2021

EKONOMETRIKA = METODOLOGI PENELITIAN EKONOMETRIKA

 

METODOLOGI PENELITIAN EKONOMETRIKA

Prosedur baku eonometrika saat digunakan menganalisis permasalahan ekonomi.

Ekonometrika muncul dimulai biasanya Ketika bab ke 2 setelah adanya hipotesis

 

·      4 tahaapan penelitian ekonometrika

a.       Spesifikasi model ( menentukan )

Adalah pembuatan spesifikasi model atau perubahan formulasi model secara khsusus tentang fenomena ekonomi yg di modelkan.

Urutan permodelan :

Teori ekonomi  ->  model ekonomi/ matematika -> model ekonometrika.

Untuk mendapat model yng baik, peneliti harus mengetahui fenomena yang dimodelkan.

3 hal yg harus diperhatikan dalam pembuatan formulasi  :

1)      Variable variable yang digunakan dalam model.

Dalam membuat formulasi model hal epenting adalah menentukan variabel2 yg dilibatkan dalam model. Kita mampu menjawab :

a.       Variable apa saja yg dilibatkan dalam permodelan

b.      Alasan mengapa variable tsb dilibatkan dalam bentuk model

c.       Manakah variable endogen dan eksogen

Variable endogen = Y, dpenden, dipengaruhi

Variable eksogen = X, independent,

 

2)      Tanda dan ukuran dari parameter model.

Untuk menentukannya kita di tuntun dari teori atau logika ekonomi secara apriori.

3)      Bentuk matematika dari model.

Menentukan model secara matematis agar mampu memahami fenomena ekonomi , meskipun model linier atau non linier, persamaan tunggal/ simultan, model statis/dinamis.

 

b.      Estimasi model ( membaca, menafsirkan )

Setelah formulasi model terbentuk, Langkah lanjutannya adalah melakukan estimasi ( perkiraan ). Maksunya adalah memperkirakan parameter model. Data empiris dari penelitian harus sudah tersedia.

ADA 3 JENIS YAITU :                           

1)      Cross section

data yang tidak mempunyai perbedaan waktu atau data yang dikumpulkan secara serentak dalam kurun waktu yang bersamaan.

2)      Time series

Data yang dikumpulkan berdasarkan urut waktu. Mengenal waktu .

3)      Panel

Data gabungan antara cross section dan time series.

 

c.       Evaluasi hasil estimasi

ADA 3 kriteria evaluasi :

1.      Kriteria ekonomi secara apriori

Hasil estimasi akan di evaluasi apakah tanda dan ukuran dari koef model sesuai teori. Selanjutnya, pembenaran tentang kesesuaian maupun ketidaksesuaian tanda dan ukuran yang diperoleh harus di cari.

2.      Kriteria statistika

Berkait dengan pengujian kesesuaian model. Dalam hal ini ada beberapa hal yang akan di evaluasi yaitu :

a.       R square

b.      Standar devisiasi

c.       Memutuskan Ho dalam pengujian hipotesis

3.      Kriteria ekonometrika

Terkait dengan evaluasi asumsi klasik :

a.       Alasan distribusi normal

b.      Tdk ada kasus multikolinearitas

c.       Tdk terjadi hetero

d.      Tdk terjadi autokorelasi

 

d.      Evaluasi daya peramalan

Artinya apabila variable independent diketahui, maka nilai tersebetu dapat digunakan untuk meramalkan nilai variable respons.

 

 

PELATIHAN PEMASARAN SECARA DIGITAL PRODUK DARI SECRET GARDEN VILLAGE : ALAT KECANTIKAN

  PELATIHAN PEMASARAN SECARA DIGITAL PRODUK DARI SECRET GARDEN VILLAGE : ALAT KECANTIKAN ...