METODOLOGI PENELITIAN EKONOMETRIKA
Prosedur
baku eonometrika saat digunakan menganalisis permasalahan ekonomi.
Ekonometrika
muncul dimulai biasanya Ketika bab ke 2 setelah adanya hipotesis
·
4 tahaapan penelitian ekonometrika
a.
Spesifikasi model ( menentukan )
Adalah pembuatan
spesifikasi model atau perubahan formulasi model secara khsusus tentang
fenomena ekonomi yg di modelkan.
Urutan permodelan :
Teori ekonomi ->
model ekonomi/ matematika -> model ekonometrika.
Untuk mendapat model yng
baik, peneliti harus mengetahui fenomena yang dimodelkan.
3 hal yg harus
diperhatikan dalam pembuatan formulasi :
1)
Variable
variable yang digunakan dalam model.
Dalam membuat formulasi
model hal epenting adalah menentukan variabel2 yg dilibatkan dalam model. Kita mampu
menjawab :
a. Variable
apa saja yg dilibatkan dalam permodelan
b. Alasan
mengapa variable tsb dilibatkan dalam bentuk model
c. Manakah
variable endogen dan eksogen
Variable endogen = Y,
dpenden, dipengaruhi
Variable eksogen = X,
independent,
2)
Tanda
dan ukuran dari parameter model.
Untuk menentukannya kita
di tuntun dari teori atau logika ekonomi secara apriori.
3)
Bentuk
matematika dari model.
Menentukan model secara
matematis agar mampu memahami fenomena ekonomi , meskipun model linier atau non
linier, persamaan tunggal/ simultan, model statis/dinamis.
b.
Estimasi model ( membaca, menafsirkan )
Setelah formulasi model
terbentuk, Langkah lanjutannya adalah melakukan estimasi ( perkiraan ).
Maksunya adalah memperkirakan parameter model. Data empiris dari penelitian
harus sudah tersedia.
ADA
3 JENIS YAITU :
1) Cross section
data yang tidak mempunyai
perbedaan waktu atau data yang dikumpulkan secara serentak dalam kurun waktu
yang bersamaan.
2) Time series
Data yang dikumpulkan
berdasarkan urut waktu. Mengenal waktu .
3) Panel
Data gabungan antara
cross section dan time series.
c.
Evaluasi hasil estimasi
ADA 3 kriteria evaluasi :
1.
Kriteria
ekonomi secara apriori
Hasil estimasi akan di
evaluasi apakah tanda dan ukuran dari koef model sesuai teori. Selanjutnya,
pembenaran tentang kesesuaian maupun ketidaksesuaian tanda dan ukuran yang
diperoleh harus di cari.
2.
Kriteria
statistika
Berkait dengan pengujian
kesesuaian model. Dalam hal ini ada beberapa hal yang akan di evaluasi yaitu :
a. R
square
b. Standar
devisiasi
c. Memutuskan
Ho dalam pengujian hipotesis
3.
Kriteria
ekonometrika
Terkait dengan evaluasi
asumsi klasik :
a. Alasan
distribusi normal
b. Tdk
ada kasus multikolinearitas
c. Tdk
terjadi hetero
d. Tdk
terjadi autokorelasi
d.
Evaluasi daya peramalan
Artinya apabila variable independent
diketahui, maka nilai tersebetu dapat digunakan untuk meramalkan nilai variable
respons.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar